Analisis Variasi Lama Perendaman Campuran Asphalt Concrete Wearing Course (Ac-Wc) Menggunakan Aspal Modifikasi Karet Alam Terhadap Nilai Indirect Tensile Strength (Its)
SIREGAR, IWAN ANANDA
Aspal modifikasi karet alam adalah hasil dari pencampuran aspal dengan karet alam
ditambah zat aditif kimia vulkanisasi (belerang) yang dicampur menjadi satu pada
keadaan panas. Penambahan karet alam membuat aspal menjadi lebih elastis dan
mampu menahan beban kendaraan yang lebih berat, lebih tahan terhadap panas,
lebih melekat terhadap agregat yang membuat permukaan jalan lebih tahan
terhadap retak dan berlubang. Penelitian bertujuan untuk menganalisis nilai indirect
tensile strength pada aspal modifikasi karet alam. Metode penelitian merupakan
studi eksperimental di laboratorium yang mengacu pada SNI 6753:2015, dengan
variasi perendaman ½ jam, 24 jam, 48 jam, dan 72 jam. Hasil penelitian diperoleh
nilai indirect tensile strength pada peredaman selama ½ jam, 24 jam, 48 jam dan
72 jam berturut turut adalah sebesar 459.752 KPa, 427.571 KPa, 379.771 KPa dan
379.971 KPa. Hasil tensile strength ratio pada setiap variasi adalah 100%, 92,98%
82,59% dan 75,52%. Kesimpulan penelitian adalah nilai tensile strength ratio pada
perendaman selama ½ jam, 24 jam dan 48 jam memenuhi persyaratan pada
spesifikasi AASTHO T-283.
ditambah zat aditif kimia vulkanisasi (belerang) yang dicampur menjadi satu pada
keadaan panas. Penambahan karet alam membuat aspal menjadi lebih elastis dan
mampu menahan beban kendaraan yang lebih berat, lebih tahan terhadap panas,
lebih melekat terhadap agregat yang membuat permukaan jalan lebih tahan
terhadap retak dan berlubang. Penelitian bertujuan untuk menganalisis nilai indirect
tensile strength pada aspal modifikasi karet alam. Metode penelitian merupakan
studi eksperimental di laboratorium yang mengacu pada SNI 6753:2015, dengan
variasi perendaman ½ jam, 24 jam, 48 jam, dan 72 jam. Hasil penelitian diperoleh
nilai indirect tensile strength pada peredaman selama ½ jam, 24 jam, 48 jam dan
72 jam berturut turut adalah sebesar 459.752 KPa, 427.571 KPa, 379.771 KPa dan
379.971 KPa. Hasil tensile strength ratio pada setiap variasi adalah 100%, 92,98%
82,59% dan 75,52%. Kesimpulan penelitian adalah nilai tensile strength ratio pada
perendaman selama ½ jam, 24 jam dan 48 jam memenuhi persyaratan pada
spesifikasi AASTHO T-283.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2023
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-10-17T03:26:56Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah