POTENSI TEGAKAN POHON MERANTI (Shorea spp) PADA SISTEM AGROFORESTRI DI DESA PENGHIDUPAN KECAMATAN KAMPAR KIRI TENGAH KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU
Triyana, Anita
Suplai kayu dari hutan alam pada saat ini sangat minim bahkan industri
kayu mengalami permasalahan dalam pemasokan bahan baku. Permasalahan di
Riau banyak mengalami perambahan hutan, hutan di Riau semakin lama semakin
berkurang, dan umumnya hutan yang dirambah dijadikan perkebunan sawit.
Dengan permasalahan yang terjadi perlu adanya teknologi pemanfaatan lahan
yang dapat memberikan fungsi ganda pada perkebunan sawit, salah satu cara yang
dilakukan oleh masyarakat saat ini adalah melakukan penanaman campuran
Pohon perkebunan dengan Pohon kehutanan yang dikenal dengan sebutan sistem
Agroforestri. Tujuan penelitian ini Mengukur Potensi Tegakan Pohon Meranti
dengan sistem Agroforestri yang telah di terapkan oleh masyarakat lokal di Desa
Penghidupan Kecamatan Kampar Kiri Tengah Kabupaten Kampar Provinsi Riau
dan Mengidentifikasi praktek silvikultur atau budidaya pohon meranti dengan
sistem Agroforestri di Desa Penghidupan Kecamatan Kampar Kiri Tengah
Kabupaten Kampar Provinsi Riau.
Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan yaitu Bulan Juni sampai dengan Juli
2019 di Desa Penghidupan Kecamatan Kampar Kiri Tengah Kabupaten Kampar.
Penelitian ini dilaksanakan dengan metode survei dan wawancara untuk
mengetahui Pohon agroforestri masyarakat dan bagaimana cara pengelolaannya
,dan data yang diperoleh akan di analisis secara kuantitatif dan deskriptif.
Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode systematic sampling dan
menggunakan intensitas sampling sebesar 5 % berdasarkan luas lahan.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan potensi tegakan pohon
meranti pada sistem agroforestri di Desa Penghidupan Kecamatan Kampar Kiri
Tengah Kabupaten Kampar merupakan tegakan seumuran yang berumur 13 tahun
pada tahun 2019. Data potensi tegakan meranti yang diperoleh tersebar dalam 9
kelas tegakan kelas diameter pohon meranti terbesar yaitu 22.6 – 25.6 cm dengan
persentase 25.0 %, Kelas tinggi tegakan pohon meranti tertinggi yaitu 17 – 17.9 m
dengan persentase 28.5 % dan sebaran kelas volume pohon meranti terbesar yaitu
0.42 – 0.57 m³ dengan persentase 24.5 %. Untuk data pengukuran yang telah
dilakukan dalam perhitungan per petak ukur diperoleh potensi pohon meranti
yang berumur 13 tahun memiliki diameter rata - rata diameter 23.69 cm, rata –
rata tinggi 18.49 m dan jumlah volume pohon yang diperoleh yaitu 97.75 m³/Ha
dan seluruh kawasan 25 Ha yaitu 2.344,75 m3
.
Penerapan pola agroforestri dilakukan pola penanaman dengan menanam
Pohon meranti di sela-sela tanaman kelapa sawit, dan Bibit meranti yang ditanam
merupakan bantuan dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS
Indragiri Rokan). Dalam pemeliharaannya tidak ada perlakuan khusus selain
pemberian pupuk sebanyak 1 tahun sekali dan juga pemeliharaan pertumbuhan
tegakan pohon meranti dibantu dengan pelepah tanaman kelapa sawit yang sudah
melapuk dan akan menjadi mulsa bagi Pohon
kayu mengalami permasalahan dalam pemasokan bahan baku. Permasalahan di
Riau banyak mengalami perambahan hutan, hutan di Riau semakin lama semakin
berkurang, dan umumnya hutan yang dirambah dijadikan perkebunan sawit.
Dengan permasalahan yang terjadi perlu adanya teknologi pemanfaatan lahan
yang dapat memberikan fungsi ganda pada perkebunan sawit, salah satu cara yang
dilakukan oleh masyarakat saat ini adalah melakukan penanaman campuran
Pohon perkebunan dengan Pohon kehutanan yang dikenal dengan sebutan sistem
Agroforestri. Tujuan penelitian ini Mengukur Potensi Tegakan Pohon Meranti
dengan sistem Agroforestri yang telah di terapkan oleh masyarakat lokal di Desa
Penghidupan Kecamatan Kampar Kiri Tengah Kabupaten Kampar Provinsi Riau
dan Mengidentifikasi praktek silvikultur atau budidaya pohon meranti dengan
sistem Agroforestri di Desa Penghidupan Kecamatan Kampar Kiri Tengah
Kabupaten Kampar Provinsi Riau.
Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan yaitu Bulan Juni sampai dengan Juli
2019 di Desa Penghidupan Kecamatan Kampar Kiri Tengah Kabupaten Kampar.
Penelitian ini dilaksanakan dengan metode survei dan wawancara untuk
mengetahui Pohon agroforestri masyarakat dan bagaimana cara pengelolaannya
,dan data yang diperoleh akan di analisis secara kuantitatif dan deskriptif.
Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode systematic sampling dan
menggunakan intensitas sampling sebesar 5 % berdasarkan luas lahan.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan potensi tegakan pohon
meranti pada sistem agroforestri di Desa Penghidupan Kecamatan Kampar Kiri
Tengah Kabupaten Kampar merupakan tegakan seumuran yang berumur 13 tahun
pada tahun 2019. Data potensi tegakan meranti yang diperoleh tersebar dalam 9
kelas tegakan kelas diameter pohon meranti terbesar yaitu 22.6 – 25.6 cm dengan
persentase 25.0 %, Kelas tinggi tegakan pohon meranti tertinggi yaitu 17 – 17.9 m
dengan persentase 28.5 % dan sebaran kelas volume pohon meranti terbesar yaitu
0.42 – 0.57 m³ dengan persentase 24.5 %. Untuk data pengukuran yang telah
dilakukan dalam perhitungan per petak ukur diperoleh potensi pohon meranti
yang berumur 13 tahun memiliki diameter rata - rata diameter 23.69 cm, rata –
rata tinggi 18.49 m dan jumlah volume pohon yang diperoleh yaitu 97.75 m³/Ha
dan seluruh kawasan 25 Ha yaitu 2.344,75 m3
.
Penerapan pola agroforestri dilakukan pola penanaman dengan menanam
Pohon meranti di sela-sela tanaman kelapa sawit, dan Bibit meranti yang ditanam
merupakan bantuan dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS
Indragiri Rokan). Dalam pemeliharaannya tidak ada perlakuan khusus selain
pemberian pupuk sebanyak 1 tahun sekali dan juga pemeliharaan pertumbuhan
tegakan pohon meranti dibantu dengan pelepah tanaman kelapa sawit yang sudah
melapuk dan akan menjadi mulsa bagi Pohon
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2020
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2022-06-09T04:38:25Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah